The Importance of Skin Care in Your 20s

Why?

Umur yang sudah di ujung 20-an, baru empat tahun belakangan ini saya mulai menyadari pentingnya perawatan kulit yang tanpa obat dokter. Kenapa merawat kulit sangat penting saat umur dua puluh (bahkan sebelum itu)? Karena ini adalah masa-masa sibuk untuk memulai karir, dari kuliah, internships, dll. Banyak penyesuaian yang tidak sehat seperti, siklus tidur berantakan dan kalau kamu seperti saya hidup jauh dari rumah membuat saya lebih memilih makanan tidak sehat (ga ada yang ngomelin sih) plus saya juga males banget ngupas buah (sorry mom). Setelah banyak membaca tentang skin care (thank’s to all the cosmetic chemists, facialists, etc. who share their knowledge) saya berpikir “I wish someone told me this 9 years ago” Berikut beberapa hal yang bikin saya nyesel karena taunya belakangan:

Choose The Right Cleanser

Walaupun kulitmu tidak tergolong sensitif, jangan gunakan cleanser atau sabun cuci muka yang berbusa banyak atau ada kata “Foaming” di kemasanya. Biasanya setelah menggunakan foaming cleanser kulit terasa bersih sekali seperti kesat, dan ini yang bahaya karena kandungan SLS (sodium laureth sulfate) yang biasanya juga digunakan untuk membersihkan mesin mobil. Hello emang kulit kita setebal apa ya? Malah si SLS ini yang akan mengkikis lapisan pelindung kulit (karena terlalu keras) dan membuat kulit kita jadi sensitif (karena rusaknya lapisan pelindung).

Selain itu juga, dianjurkan pilih cleanser yang tidak mengandung pewangi dan pewarna tambahan, ini sih sesuai selera ya, ada juga yang suka cleansernya wangi, tapi untuk yang kulitnya sensitif, berjerawat, oily lebih baik jangan karena kulitmu butuh ingredients yang mild. Kulit berminyak bukan tanda kalau kita kebanyakan makan gorengan / lemak lho karena saya mengalami ini. Begitu saya ganti cleanser yang bener-bener mild perlahan-lahan produksi minyak saya berkurang jauh dan saya juga punya PCOS (Polycystic Ovary Syndrome) yang salah satu gejalanya adalah kulit berminyak, tapi dengan minum obat PCOS tidak membuat produksi sebum saya berkurang, yang paling efektif adalah ganti cleanser yang mild.

Setelah memilih cleanser yang benar, jangan malas cuci muka ya. Pagi cuci muka dengan mild cleanser, malam bersihkan makeup dan sunscreen dengan cleansing oil / cleansing balm (lebih lembut dibanding harus gosok-gosok pake cotton pads) lalu gunakan cleanser (double cleansing is a must!).

Moisturize Day & Night

Mau kulit berminyak atau kering, menggunakan pelembab itu wajib. Kulit berminyak butuh pelembab sehingga kulit mengirim sinyal ke oil glands “nih udah lembab, ga usah produksi lagi minyaknya, udah cukup sis”.

Tentu moisturizer yang dipilih harus sesuai dengan kebutuhan jangan takut untuk coba-coba moisturizer, tester di mall sangat membantu. Kadang di counter juga suka jualan versi mini untuk coba-coba dulu. Saya sangat menyarankan bahan Hyaluronic Acid untuk di iklim lembab seperti Indonesia, karena tugasnya sebagai humectant yang menyerap moisture yang ada di sekitar kita jadi kulit kita terjaga kelembapannya seharian.

Yang punya kulit kering please bear with me, akhir-akhir ini kulitku berubah dari yang berminyak-kombinasi ke kombinasi-kering agak kaget karena moisturizer yang aku pakai ga mempan lagi, aku langsung hunting pelembab baru dan ditambah hydrating mist. Tidak membiarkan kulit kering membuat kulit kita ga kusam, bukan hitam tapi kusam.

SPF

Ternyata banyak juga teman-temanku yang masih ga pake sunscreen setiap hari karena merasa kebanyakan beraktivitas di dalam ruangan

“Kan ga bikin hitam kalau ga kena matahari.”

sebenarnya yang kita hindari adalah sinar UV yang selalu ada pada saat matahari ada walaupun di dalam ruangan kelas, kantor atau saat mendung / hujan sekalipun. Bukan karena ingin kuit lebih putih, SPF digunakan untuk melindungi kulit dari sinar UVA & UVB yang sifatnya sangat merusak jaringan kulit.

SPF melindungi dari sinar UV agar kulit tidak menjadi:

  • kusam
  • kering
  • dehidrasi sampai berminyak
  • pori-pori pun terlihat lebih besar karena komedo yang ada di dalam pori teroksidasi sehingga berubah jadi warna gelap.
  • penuaan dini
  • muncul bintik hitam
  • kulit terbakar
  • melanoma (skin cancer)

Pilih SPF yang melindungi dari UVA dan UVB ditandai dengan tulisan “Broad Spectrum” untuk merk kosmetik dari Amerika dan Eropa, untuk kosmetik dari Asia biasanya dinamai “PA+++“.

 

Screen Shot 2017-07-20 at 5.23.39 PM

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s