The Ordinary |100% Cold-Pressed Virgin Marula Oil

Marula oil adalah minyak dari buah pohon Marula yang berasal dari Afrika. Banyak penggemar minyak ini karena teksturnya yang ringan, cepat meresap, mengandung vitamin E (antioksidan), Omega 6 &9, membuat kulit terlihat plump, juga disebut sebagai natural anti-aging yang ampuh. Tidak hanya untuk kulit wajah tapi bisa digunakan untuk rambut juga.

Sebelum The Ordinary muncul di beauty market Indonesia saya sempat mencoba Virgin Marula Luxury Oil dari Drunk Elephant (8ml), saya menggunakan ini di malam hari hanya pada saat kulit saya dehidrasi, saya suka dengan hasil pemakaian si Marula Luxury Oil ini karena tidak membuat jerawat baru dan tidak membuat produksi sebum meningkat. Sebelum 1 botol mininya habis, saya berikan ke ibu saya karena sepertinya lebih bermanfaat untuk mature skin. Tidak terpikirkan untuk membeli kembali, atau beli yang full size karena harganya tidak masuk akal kalau hanya dipakai sekali-kali.

Begitu The Ordinary mulai banyak dijual di Indonesia saya langsung mengincar Virgin Marula Oil-nya, pertama-tama agak susah menemukannya, ternyata The Ordinary sendiri juga tidak bisa menjaga konsistensi stok Virgin Marula Oil karena terbatasnya bahan baku.

Penasaran dengan harganya yang jauh lebih murah padahal bahannya 100% sama dengan Drunk Elephant dan keduanya sama-sama cold-pressed (cara mengekstraksi minyak dalam suhu yang dingin, karena suhu panas biasanya dapat membunuh nutrisi “ajaib” yang ada di tanaman tersebut.) Lalu kenapa bisa beda jauh? kembali lagi teknologi yang digunakan, kualitas kemasan, dan biaya marketing tentunya.

The Ordinary Virgin Marula Oil

The Ordinary: 100% Cold-Pressed Virgin Marula Oil (30ml)

Ingredients:

Virgin Marula Oil

Texture , smell, consistency:

The Ordinary Virgin Marula Oil review copy

  • tidak berwarna
  • tidak ada aroma sama sekali
  • teksturnya ringan dan cepat meresap

How I use it:

  • Saat kulit wajah dehidrasi, malam: cleansevirgin marula oil (2 drops)
    Untuk jenis kulit kering bisa dilanjutkan menggunakan moisturizer setelah oil, karena bisa membantu penyerapan pelembap lebih maksimal.
  • Untuk kutikula kuku atau sebagai pengganti hand cream pada malam hari, besoknya kulit tangan jadi halus.
  • Rambut: setelah keramas, rambut masih setengah basah hanya di ujung-ujung yang kering.

Pros:

  • mirip sekali dengan Marula Luxury Oil D.E cepat meresap dan ringan
  • menghidrasi, membuat kulit kelihatan segar besok harinya
  • harga terjangkau
  • multiguna; tidak hanya dipakai untuk wajah saja.

Cons:

  • Botol kemasannya menggunakan dropper atau pipet, sayangnya ujung pipetnya tidak menyentuh dasar botol sehingga nanti akan susah menjangkau produk yang tinggal sedikit di dasar.

 

 

Screen Shot 2017-07-20 at 5.23.39 PM

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s